Langsung ke konten utama

Cara Berkompromi Dengan Perasaan Perempuan

• Anne Ahira's Newsletter
Dunia memang penuh dengan anomali kehidupan yang terkadang sulit dipahami oleh akal. Salah satunya adalah PERASAAN PEREMPUAN.

Perasaan perempuan itu seperti apa sih?

Lembut, keras, tegas, ragu-ragu, dan berbagai rupa rasa lainnya. Perasaan peremuan inilah yang menjadi misteri sepanjang zaman.

Sesama perempuan saja kadang-kadang saling sebal karena sangat sulit memahami perasaan perempuan lainnya. Pertengkaran sering terjadi hanya karena masalah sepele. Laki-laki pun tidak kalah bingungnya bila sudah menyangkut masalah perasaan perempuan.

Perempuan begitu memperhatikan hal detil. Ada yang salah sedikit dengan alisnya atau sepatunya, atau kulitnya menjadi sedikit belang setelah berenang, dia bisa terus khawatir dan ngomel seharian.

Padahal, bila ditanya pada laki-laki, apakah mereka memperhatikan apa yang sering diperhatikan perempuan bila ingin menarik perhatian laki-laki? Apa jawab mereka? Ternyata laki-laki tidak terlalu perhatian dengan hal yang selama ini menjadi perhatian perempuan. :-)

Satu lagi, perempuan suka pamer. Perasaannya akan berbunga-bunga beraneka warna kalau sudah dipuja-puji. Oleh karena itu, pakaian seksi yang terbuka di sana sini pun dipakai demi meraih setitik
pujian. Padahal, banyak laki-laki justru penasaran kalau melihat wanita manis tapi berbalut pakaian yang tertutup.

Ken Arok bisa tergila-gila dengan Ken Dedes, bukan karena Ken Dedes berpakaian maha seksi, tapi hanya karena melihat betis Ken Dedes 'sekilas' tertiup angin. Bayangkan, hanya sekilas saja sudah bisa membuat Ken Arok melakukan begitu banyak hal demi mendapatkan Ken Dedes. Sementara Ken Dedes bukanlah seorang perawan ketika itu. Dia adalah istri Tunggul Ametung, dan sedang mengandung anak Tunggu Ametung.

Perempuan oh perempuan... mereka memang spesial :-)

Banyak laki-laki sering bertanya "Tidak mengerti saya apa maunya, jadi saya harus gimana?"

Nih, saya kasih tips, bagaimana cara memahami dan berkompromi dengan perasaan perempuan:
  1. Perempuan suka didengarkan. Jadi kalau dia sedang marah, dengarkan saja. Kalau diladeni, tujuh hari tujuh malam, dia tahan bertengkar!

  2. Perempuan suka dilembuti. Jangan pernah sekali-kali kasar pada perempuan karena perempuan bisa menjadi lebih kasar.

  3. Perempuan suka diberi kejutan-kejutan kecil. Tidak harus memberi emas berlian pada sang istri, cukup kecupan mesra di kening tapi penuh cinta nan lembut.

  4. Sentuhlah perempuan dengan kasih yang sesungguhnya. Kasih ini akan membuat perempuan memberikan cinta yang lebih.

  5. Berikan perhatian setiap saat. Ketika tidur pun sebenarnya perempuan ingin diperhatikan. Ketersipuannya menandakan rasa senangnya diperhatikan.

  6. Kirim selalu kata-kata mesra nan menggoda. Walau kata-kata cinta terasa biasa, tidak bagi perempuan. Kata-kata "Aku kangen kamu sayang", atau "Sehari tanpa mendengar suaramu, aku bisa gila", atau "Hanya kamu yang membuatku tergila-gila", sudah cukup membuat hati perempuan melambung ke langit tuju. Menggetarkan relung-relung hati dan jiwanya.
Perempuan memang unik dan special. Sayangi dia, dan Anda akan mendapatkan ribuan kali lipat cintanya. :-)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kritik adalah Kue Anda

• Anne Ahira's Newsletter Sobat, "Anda tidak berhak dipuji kalau tidak bisa menerima kritikan." -- Halle Berry, 2005 Itulah kalimat dahsyat yang disampaikan Halle Berry, artis peraih Oscar melalui film James Bond 'Die Another Day' di tahun 2004 ketika mendapat piala Razzie Award. Razzie Award adalah penghargaan yang diberikan kepada mereka yang dinilai aktingnya buruk. Label pemain terburuk ini didapatkan Halle setelah memainkan perannya di film ' Cat Woman '. Ia adalah orang yang pertama kali langsung datang ke tempat pemberian penghargaan tersebut. Tidak ada Aktor dan Artis lain sebelumnya yang sanggup datang dan hanya menyampaikan pesannya melalui video. Sambutannya sungguh menarik : "Saya menerima penghargaan ini dengan tulus. Saya menganggap ini sebagai kritik bagi saya untuk tampil lebih baik di film-film saya berikutnya. Saya masih ingat pesan ibu saya bahwa... 'Kamu tidak berhak dipuji kalau kamu tidak bi...

Tentukan Perubahan-Jangan Menunggu!

• Anne Ahira's Newsletter Sobat, Banyak orang yang suka mengeluh dalam hidupnya. Misalnya, dengan menyalahkan nasib buruk yang menimpanya. Tentu saja cara ini tidak akan pernah menjadikan kehidupannya menjadi lebih baik, bukan? Ada pepatah bijak mengatakan : "You can not chance the wind direction but you can only chance your wing direction" Kita  tidak akan pernah bisa merubah arah angin, yang dapat kita lakukan adalah mengubah arah sayap. Dengan kata lain... 'Realita' kehidupan tidak akan berubah kecuali kita sendirilah yang mengubah 'sudut pandang' terhadap realita yang ada!   Fakta: "Tidak ada seorang pun yan g memilih kita untuk sukses. Kita sendirilah yang menentukan pilihan tersebut!" Kebanyakan orang akan tertarik sejenak ketika diingatkan akan hal di atas, tapi kemudian berlalu kembali.... Sementara waktu terus berjalan, dan akhirnya tidak pernah ada perubahan dalam hidupnya! Sangat disayangkan. Seringkali or...

Nikmatilah Perbedaan

• Anne Ahira's Newsletter Perbedaan adalah anugrah dari Yang Maha Kuasa! Lihatlah sekeliling kita, indahnya warna-warni bunga, warna-warni satwa, dan segala keragaman lain yang menghiasi dunia. Bayangkan kalau kita hanya mengenal warna hitam saja! Alangkah gelapnya dunia ini! :-) Tanpa adanya perbedaan dan warna-warni, kita tidak akan merasakan hidup semeriah dan seindah sekarang ini, betul?! :-)   Begitu pun dengan kehidupan, setiap insan selalu berhadapan dengan segala macam perbedaan dan warna-warni kehidupan. Tapi sayang, tidak semua orang mampu melihat perbedaan sebagai kekayaan. Banyak orang merasa tersiksa karena perbedaan alias mereka tidak mampu menikmatinya. Berbagai bentuk kejahatan dimulai hanya karena perbedaan. Entah itu perbedaan warna kulit, agama, suku bangsa, prinsip, atau sekadar pendapat. Sebenarnya, perbedaan bukanlah sesuatu yang bisa dihindari. Setiap orang lahir dengan perbedaan dan keunikannya masing-masing. Mulai dari ...